Persiapan Lomba Tingkat (LT) IV Pramuka se-Kaltim digelar di Lapangan Makodim 0912/Kubar 1 sampai 4 April 2012, terus dimantapkan. Senin (26/3) kemarin, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar Aminuddin memimpin rapat persiapan di Ruang Diklat Lantai 3 Sekretariat Kabupaten. Hadir Ketua Kwarcab Pramuka Kubar Agus Afifuddin, Ketua Panitia YM Puncan Karna dan Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Agus. Dalam pertemuan itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kubar Lucia Mayo Thomas menyiapkan makanan hari pertama pada Minggu (1/4) kepada 254 peserta Pramuka se-Kaltim. "Saya membantu makanan pada hari pertama," kata Lucia Mayo Thomas. Sekkab Kubar Aminuddin mengatakan, sebelum hari pelaksanaan perlu ada pertemuan terakhir lagi yaitu pada Kamis (29/3). Tujuannya, untuk mengecek lagi kesiapan dan permasalah yang perlu disepakati. "Selain itu regu penggalang Pramuka Kubar, untuk regu putra diberi nama Macan Dahan dan regu putri bernama Anggrek Hitam diharapkan dapat meraih juara umum. Kemudian melanjutkan mengikuti LT V tingkat nasional," harap Aminuddin. Ditambahkan Ketua Panitia Kubar YM Puncan Karna, soal persiapan pertandingan dan menyambut tamu, panitia Kubar persiapkan akomodasi, transportasi, penginapan, penerangan tambahan, air, dan lainnya. "Kami sudah membuat sumur bor, namun tetap mengharap bantuan dari PDAM, untuk pengangkutan air minta bantuan PT Teras Purai Tanaa Jaya, dan penerangan dari PLN," katanya. Karena, akan ada pentas seni dan perlombaan informasi teknologi (IT) yang membutuhkan kesiapan listrik, juga untuk di lokasi perkemahan. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang I Irianto mengatakan, regu Kubar dengan nama Macan Dahan dan Anggrek Hitam telah disiapkan dengan baik yang berasal dari SMPN 1 dan SMPN2. Selain itu petugas upacara dari SMPN 1. "Untuk penilaian peserta sudah dimulai sejak menaiki kendaraan dari Melak hingga pertandingan, Minggu (1/4)," katanya. (Sumber: Kaltim Pos)
Sabtu, 31 Maret 2012
Jumat, 30 Maret 2012
Gugus Depan Terbaik mewakili LT IV di Kutai Barat
![]() | |
| Kak HM.Sidik Said SH (tenggah ) berfoto bersama dengan regu pa/pi yang meraih prestasi pada LT III |
Lomba Tingkat (LT) III Pramuka Cabang Paser, Minggu (18/3/2012), resmi ditutup Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Paser HM Sidik Said di halaman Gedung Pemuda Tanah Grogot.
Berlangsung sejak tanggal 15 lalu, lomba yang mempertandingkan kemampuan, keterampilan, keberanian, ketangkasan, sandi dan lainnya, menghasilkan regu putra terbaik dan regu putri terbaik. Keduanya berhak mewakili Paser d ajang LT IV Kaltim di Kutai Barat 30 Maret - 4 April mendatang.
Menurut Ketua Panitia LT III Cabang Paser M Iskandar Zulkarnain, ada 5 kwartir ranting (kwaran) dari 10 kwaran di Paser yang ikut lomba untuk pramuka penggalang. Peserta/regu yang ikut setidaknya menguasai lima kecakapan umum dan lima kecakapan khusus.
"Lomba untuk pramuka penggalang, tapi yang boleh ikut lomba adalah pramuka penggelang pilihan dari utusan ranting masing-masing. Hasilnya, SMP Negeri 2 Tanah Grogot untuk putra, dan MTs Negeri Tanah Grogot untuk berhak mewakili Paser di ajang LT IV Kaltim," kata Zulkarnain.
Menurut Ketua Panitia LT III Cabang Paser M Iskandar Zulkarnain, ada 5 kwartir ranting (kwaran) dari 10 kwaran di Paser yang ikut lomba untuk pramuka penggalang. Peserta/regu yang ikut setidaknya menguasai lima kecakapan umum dan lima kecakapan khusus.
"Lomba untuk pramuka penggalang, tapi yang boleh ikut lomba adalah pramuka penggelang pilihan dari utusan ranting masing-masing. Hasilnya, SMP Negeri 2 Tanah Grogot untuk putra, dan MTs Negeri Tanah Grogot untuk berhak mewakili Paser di ajang LT IV Kaltim," kata Zulkarnain.
Sumber : Tribunnews
Minggu, 25 Maret 2012
Sekilas Materi Tentang Karang Pamitran Pembina Pramuka
Materi Kegiatan Karang Pamitran
a. Materi kegiatan karang pamitran diarahkan pada pengembangan gugusdepan yang berorientasipada penggunaan management dan system perencanaan, pemrograman dan anggaran
b. Materi karang pamitran disesuaikan dengan tingkat dan lamanya pertemuan, peranan, tugas, dan kewajiban serta tanggungjawab pembina pramuka
c. Materi tersebut meliputi :
1. Bidang organisasi :
1. peningkatan kemampuan berorganisasi
2. struktur oraganisasi dan hubungan kerja antara bagian
3. hubungan kedalam dan keluar organisasi
4. pembagian tugas, dan pengelolaan satuan
5. rencana musyawarah dan lain-lainnya
2. Bidang administrasi
1. dasar-dasar pengelolaan administrasi
2. pendaftaran gugusdepan baru, pendaftaran baru
3. iuran anggota
4. usaha dana
5. laporan kemajuan anak didik dan lain-lainnya
3. Bidang kegiatan
1. bentuk-bentuk kegiatan
2. perencanaan, persiapan, pelaksanaan, penilaian dan penyelesaian kegiatan anak didik
3. berbagai macam bahan latihan pramuka dan teknik kepramukaan
4. kegiatan pembangunan dari bakti masyarakat dan lain-lainnya
4. Bidang pendidikan
1. system pendidikan dalan gerakan pramuka
2. perkembangan kursus-kursus dan bahan kursus
3. memahami perkembangan dan harapan anak didik
4. berbagai macam metoda latihan dan lain-lainnya
5. Bidang lainnya
1. pengetahuan umum
2. kebijaksanaan pemerintah
3. hubungan masyarakat dan lain-lainnya
| Ilustrasi : Foto Para Pembina yang terkabung di Kwarran Tanah Grogot |
1. anggaran dasar dan anggaran rumah tangga gerakan pramuka
2. petunjuk penyelenggaraan dan petunjuk pelaksanaan gerakan pramuka
3. agama
4. adat istiadat dan tata susila
5. falsafah pancasila
6. sejarah perjuangan bangsa
7. seni budaya
8. kesehatan dan olahraga
9. kesejahteraan keluarga
10. perdamaian dunia
11. wawasan nusantara
12. kewarganegaraan dan bakti masyarakat
13. teknologi pembangunan
14. kewiraswastaan
15. ilmu pengetahuan lainnya
Metodanya :
Metoda yang digunakan dalam kegiatan karang pamitran antara lain :
1. Penerapan prinsip-prinsip dasar metodik kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan para pembina pramuka dan masyarakat
2. Penerapan system among yang mengharuskan pembina pramuka mempunyai sikap laku :
1. ing ngarso sung tulada (didepan memberi teladan)
2. ing madya mangun karsa (ditengah membangun kemauan)
3. tut wuri handayani (dibelakang memberi kekuatan)
3. Mengikut sertakan secara aktif para pembina pramuka untuk berperanserta dalam suatu proses pendidikan yaitu :
1. belajar dengan melakukan
2. belajar dengan mengajar
3. belajar sambil mengadakan penyuluhan/penerangan
4. - berbuat untuk belajar
1. belajar untuk mencari nafkah
2. mencari nafkah untuk hidup
3. hidup untuk berbakti
4. Menggunakan metoda pendidikan orang dewasa yang mutakhir antara lain :
Ceramah, diskusi, demonstrasi, curah gagasan, bermain peran, kerja kelompok, dan sebagainya
Rabu, 22 Februari 2012
10 Kualitas Pribadi yang Disukai
1. Ketulusan
Menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai, karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2. Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati justru mengungkapkan kekuatan.
Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk.Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang dibawahnya tidak merasa minder.
3. Kesetiaan
Sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya.Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janjinya, mempunyai komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. Orang yang bersikap positif
Selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
5. Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati.
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. Orang yang bertanggung jawab
akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan, bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
7. Rasa percaya diri
memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru.
Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8. Kebesaran jiwa
dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
9. Orang-orang yang “Easy Going” menganggap hidup ini ringan.
Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada diluar kontrolnya.
10. Empati
adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
MENGAPA ADA LOMBA TINGKAT ????????????
| Ilustrasi : Foto LT II Kecamatan Tanah Grogot |
Bahwa “berlomba” merupakan sifat anak, remaja dan juga pemuda dalam kegiatannya sehari-hari dan dapat digunakan sebagai alat pendidikan dalam mencapai tujuan Gerakan Pramuka. Ikut lomba bisa bikin siapapun berusaha mencapai keinginan untuk berhasil. Kegiatan yang diikuti oleh golongan Pramuka Penggalang ini memiliki anggota sebanyak 8 orang tiap regunya. Jadi LT ( lomba Tingkat ) merupakan pertemuan Regu-regu Pramuka Penggalang dari suatu satuan Pramuka atau dari berbagai satuan Pramuka dengan acara kegiatan kreatif, rekreatif dan edukatif dalam bentuk perlombaan. LT adalah salah satu alat untuk mengevaluasi serta meningkatkan kecakapan dan kemampuan para Pramuka Penggalang, sejauh mana para pembina di daerah melatih dan membekali peserta didik dengan berbagai ketrampilan, kecakapan, pengetahuan dan menerapkan pendidikan latihan di satuan pangkalannnya masing-masing.
LT dilaksanakan secara berjenjang, dari LT I sampai dengan LT V di tingkat Nasional, dan Peserta LT yang ikut di kegiatan ini adalah pemenang dari LT di tingkat sebelumnya, keanggotan regu Penggalang yang ikut LT juga tidak berubah, artinya tiap regu tidak boleh berganti orang, maka di kegiatan LT ini tidak ada peserta cadangan layaknya pertandingan sepakbola atau pertandingan lainnya pada umumnya. Tapi perlu diingat LT ini bukan semacam pertandingan atau mengadu atlet pramuka karena LT adalah Kegiatan yang berbentuk perlombaan yang dilaksanakan atas landasan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan, dengan tujuan untuk membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan yang berupa Janji Satya dan Darma Pramuka, serta memupuk persaudaraan dan persatuan di kalangan para Pramuka Penggalang.
Selanjutnya LT dilaksanakan dalam suasana riang dan gembira, persaudaraan, gotong-royong dan saling membantu, serta memberi kesan yang baik kepada para peserta, para pelaksana, para orang tua dan masyarakat.
Dalam LT ini menggunakan istilah berprestasi untuk menggantikan istilah menang dan juara dengan maksud menghindari perbuatan-perbuatan yang semata-mata untuk mengejar kemenangan dan kejuaraan, melainkan untuk meningkatkan prestasi serta kesehatan mental dan fisik para pesertanya.
Karenanya keberhasilan satuan regu tidak hanya dinilai dari sisi keberhasilan material saja akan tetapi juga keberhasilan dalam pembentukan karakter bagi pramuka Penggalang, itulah sebenarnya layak diberikan sebutan bagi Regu Berprestas
Langganan:
Postingan (Atom)

