Minggu, 19 Juli 2020
Jumat, 08 Mei 2020
Manfaat e-learning
Secara lebih singkat william Horton mengemukakan bahwa (dalam Sembel, 2004) e-learning merupakan kegiatan pembelajaran berbasis web (yang bisa diakses dari internet). Tidak jauh berbeda dengan itu Brown, 2000 dan Feasey, 2001 (dalam siahaan, 2002) secara sederhana mengatakan bahwa e-learning merupakan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan jaringan (internet, LAN, WAN) sebagai metode penyampaian, interaksi, dan fasilitas yang didukung oleh berbagai bentuk layanan belajar lainnya.
Selain itu, ada yang menjabarkan pengertian e-learning lebih luas lagi. Sebenarnya materi e-learning tidak harus di distribusikan secara online baik melalui jaringan lokal maupun intemet. Interaksi dengan menggunakan internetpun bisa dijalankan secara online dan real-time ataupun recara off-line atau archieved. Distribusi secara offline menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e-learning.
Selain itu, ada yang menjabarkan pengertian e-learning lebih luas lagi. Sebenarnya materi e-learning tidak harus di distribusikan secara online baik melalui jaringan lokal maupun intemet. Interaksi dengan menggunakan internetpun bisa dijalankan secara online dan real-time ataupun recara off-line atau archieved. Distribusi secara offline menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e-learning.
Edutainment
Edutainment adalah
akronim dari "education plus entertainment". Dapat diartikan sebagai
program pendidikan atau pelatihan yang dikemas dalam konsep hiburan yang
menarik sedemikian rupa, sehingga tiap-tiap peserta hampir tidak menyadari
bahwa mereka sebenarnya sedang diajak untuk belajar atau untuk memahami materi.
Sebagaimana telah
dijelaskan oleh sutrisno dalam bukunya “ Revolusi pendidikan di Indonesia ”
bahwa Edutainment berasal dari kata “ Education ( pendidikan)” dan “
Entertainment (hiburan)”. Jadi Edutainment dari segi bahasa berarti pendidikan
yang menghibur atau menyenangkan.
Sedangkan dari segi
terminology, Edutainment adalah suatu proses pembelajaran yang di desain
sedemikian rupa sehingga muatan pendidikan dan hiburan dapat dikombinasikan
secara harmonis. Pembelajaran yang menyenangkan merupakan dambaan dari setiap peserta
didik. Karena proses belajar yang menyenangkan bisa meningkatkan motivasi
belajar yang tinggi bagi siswa guna menghasilkan produk belajar yang
berkualitas. Untuk mencapai keberhasilan proses
belajar, faktor
motivasi merupakan kunci utama. Seorang guru harus mengetahui secara pasti
mengapa seorang siswa memiliki berbagai macam motif dalam belajar. Dalam konsep
pembelajaran edutainment, roh pembelajaran ada pada proses pembelajaran yang
menyenangkan, nyaman, dan mengagumkan serta ada pada bagian hubungan antara
guru dan murid dapat terjalin dengan pendekatan didaktik metodik yang bernuansa
“pedagogis”
Kesimpulan
Edutainment bisa didefinisikan
sebagai proses pembelajaran yang didesain dengan memadukan antara muatan
pendidikan dan hiburan secara harmonis sehingga aktivitas pembelajaran
berlangsung menyenangkan.
Sabtu, 25 April 2020
SABAHAT GOWES PGRI PASER BERI BANTUAN SEMBAKO
Tana Paser- Komunitas Sahabat Gowes PGRI Paser tergabung dari beberapa anggota pencinta olahraga bersepada di Tana Paser ikut ambil
bagian dalam meringankan beban saudara-saudara kita warga yang terkena musibah banjir di Desa Sungai Lumut Kecamatan Paser Belengkong, beberapa minggu yang
lalu. Ketua Sahabat
Gowes PGRI Paser Ali Munir yang juga sebagai guru olahraga SD Negeri 019 Tanah
Grogot, menyampaikan bahwa kegiatan anggota sahabat gowes PGRI Paser ini, selain untuk berolahraga
juga bertujuan untuk mempererat solidaritas antara anggota gowes.
“Kegiatan kami dikomunitas Sahabat
Gowes PGRI
Paser dengan olahraga bersepeda kami juga menjalin
silahturahim ikut serta dalam kegiatan kegiatan-kegiatan sosial lainnya seperti memberikan bantuan sembako pada korban
bajir di Desa Sungai Lumut, beberapa saat yang lalu” ujarnya. Ia juga
mengatakan, selama ini donasi dari yang
didapatkan dari para anggota sahabat gowes PGRI Paser. Untuk diketahui anggota sahabat gowes PGRI
Paser beranggotakan 12 orang (spn)
RIBUAN MASKER BANTUAN PGRI PASER DIBAGIKAN
Tana Paser–Puluhan guru sebagai
pengurus dan angota anggota Persatuan Guru Republik Indonesia Kecamatan Tanah Grogot yang
bekerjasama dengan PGRI Kabupaten Paser turun ke jalan
membagikan masker kepada para pengendara jalan di kota Tanah Grogot dan tak luput pula pembagian
masker di Pasar Induk Senaken, PGRI Paser dalam upaya
membantu pemerintah mengatasi penyebaran Covid-19
Dalam kegiatan bertajuk “PGRI Tanah Grogot dan PGRI Paser Peduli Covid-19” ini, masker tersebut terkumpul dari para guru-guru ataupun
para donatur, gerakan seribu masker dibagikan pada 6 titik di Tanah Grogot yakni di Pasar Senaken, area Plaza Tanah Grogot,
Terminal taksi Km 7, para petugas penyapu jalanan area promosi putri petung, Puskesmas
Senaken dan Puskesman Tanah Grogot, yang pelaksanaanya selama 2 hari.
Ketua PGRI Paser M.Yunus Syam yang di wakili Sekretaris PGRI Paser yang juga Kepala SMP
Negeri 2
Tanah Grogot, Jauhari kepada media ini mengatakan, dirinya berharap dengan adanya pembagian gerakan seribu masker ini
bisa membantu pemerintah untuk mengatasi Covid-19 di Tana Paser. “Kami harap
virus corona ini cepat berlalu, dan semoga warga masyarakat Tana Paser bisa menerima dan memanfaatkan dengan
baik masker yang sudah kami bagikan, semoga bernilai ibadah untuk saling
membantu sesama,” pungkas Jauhari.
![]() |
| Penyerahan Masker di Puskesma Senaken |
![]() |
| Penyerahan Maskes di Puskesmas Tanah Grogot |
![]() |
| Jauhari,S.Pd.,M.Pd Sekretaris PGRI Kabupaten Paser |
Kamis, 16 April 2020
KOLABORASI , ORANG TUA, DAN SISWA SD NEGERI 035 TANAH GROGOT
Tana Paser- Wabah virus corona yang sering disebut covid 19, membuat para pendidik bekerja yang ekstra karena harus membimbing, menganalisis, mengevaluasi peserta didik secara online tak terkecuali SD Negeri 035 Tanah Grogot, para guru selalu memantau peserta didiknya melalui media online seperti whats apps, facebook, zoom dan media online lainnya dalam pemberian tugas pada siswa. Dalam rangka mengukuhkan konektivitas antara guru, orang tua, dan siswa, maka pada era yang tidak menentu seperti saat ini, karena adanya virus Corona, maka perlu dibangun suatu suasana kolaborasi antara ketiganya sehingga proses pembelajaran dengan sistem daring diharapkan memberikan mutu proses dan hasil yang maksimal, tidak kalah bermutu dibandingkan sistem klasikal. Ketika anak harus belajar di rumah karena untuk menghindari pertemuan dengan banyak orang, membuat iklim belajar, motivasi belajar, suasana belajar, dan persaingan belajar berubah. Anak yang pada awalnya saling bersaing, saling memotivasi, dalam suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan, kini mereka harus belajar sendiri di rumah dengan dipandu guru dari sekolah, didampingi orang tua di rumah, dan ditemani internet setiap menemui kesulitan. Proses pembelajaran dirumah terus berjalan dengan baik. Bahkan setiap anak saat ini sudah mulai terbiasa melakukan pembelajaran di rumah. Hal ini disebabkan hampir tiga pekan tidak bisa bersekolah seperti biasanya, karena wabah virus Corona (covid 19) yang merebak di wilayah Kabupaten Paser, hal ini semangat dan antusias anak untuk belajar tetap terlihat. Salah satu kegiatan yang rutin dijalanin adalah mengerjakan tugas-tugas dari guru baik di buku paket ataupun buku lembar kerja siswa (LKS), dan akhir-akhir ini anak-anak diwajibkan untuk mengikuti acara pembelajaran yang di selenggarakan sebuah TV Nasional (TVRI Pusat) mulai hari senin sampai hari kamis. Menurut Kepala SD Negeri 035 Tanah Grogot Utuh Mahni saat di konfirmasi media ini mengatakan bahwa, proses pembelajaran anak-anak dirumah tidak lepas dari pengawasan para guru-gurunya sebagai wali kelas dan guru mata pelajaran. Hal ini agar waktu yang digunakan maksimal serta pembelajaran yang dilakukan bisa terpantau (16/04) Targetnya, kata dia, anak-anak bisa memahami pelajaran yang sedang dikerjakannya. Agar, selepas wabah corona ini anak-anak bisa mengaplikasikannya dengan baik. Salah satu guru SD Negeri 035 Tanah Grogot mengharapkan bisa memaksimalkan waktu dengan tambahan kegiatan lainnya yang bisa membangkitkan potensi dalam diri anak, sehingga kegiatan di rumah menjadi mengasyikkan, dan bisa bermain sambil belajar,” tutur Sri (spn)
Langganan:
Postingan (Atom)































