Ikhlas Bakti, Bina Bangsa, Pramuka Paser Terus Maju
OLO MANIN ASO BUEN SIOLONDO-HARI BESOK LEBIH BAIK DARI HARI INI

Jumat, 08 Mei 2020

Edutainment


Edutainment adalah akronim dari "education plus entertainment". Dapat diartikan sebagai program pendidikan atau pelatihan yang dikemas dalam konsep hiburan yang menarik sedemikian rupa, sehingga tiap-tiap peserta hampir tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang diajak untuk belajar atau untuk memahami materi.
Sebagaimana telah dijelaskan oleh sutrisno dalam bukunya “ Revolusi pendidikan di Indonesia ” bahwa Edutainment berasal dari kata “ Education ( pendidikan)” dan “ Entertainment (hiburan)”. Jadi Edutainment dari segi bahasa berarti pendidikan yang menghibur atau menyenangkan.
Sedangkan dari segi terminology, Edutainment adalah suatu proses pembelajaran yang di desain sedemikian rupa sehingga muatan pendidikan dan hiburan dapat dikombinasikan secara harmonis. Pembelajaran yang menyenangkan merupakan dambaan dari setiap peserta didik. Karena proses belajar yang menyenangkan bisa meningkatkan motivasi belajar yang tinggi bagi siswa guna menghasilkan produk belajar yang berkualitas. Untuk mencapai keberhasilan proses
belajar, faktor motivasi merupakan kunci utama. Seorang guru harus mengetahui secara pasti mengapa seorang siswa memiliki berbagai macam motif dalam belajar. Dalam konsep pembelajaran edutainment, roh pembelajaran ada pada proses pembelajaran yang menyenangkan, nyaman, dan mengagumkan serta ada pada bagian hubungan antara guru dan murid dapat terjalin dengan pendekatan didaktik metodik yang bernuansa “pedagogis”


Kesimpulan
Edutainment bisa didefinisikan sebagai proses pembelajaran yang didesain dengan memadukan antara muatan pendidikan dan hiburan secara harmonis sehingga aktivitas pembelajaran berlangsung menyenangkan.

Sabtu, 25 April 2020

SABAHAT GOWES PGRI PASER BERI BANTUAN SEMBAKO


Tana Paser- Komunitas Sahabat Gowes PGRI Paser tergabung dari beberapa anggota pencinta olahraga bersepada di Tana Paser ikut ambil bagian dalam meringankan beban saudara-saudara kita warga yang terkena musibah banjir di Desa Sungai Lumut Kecamatan Paser Belengkong, beberapa minggu yang lalu. Ketua Sahabat Gowes PGRI Paser Ali Munir yang juga sebagai guru olahraga SD Negeri 019 Tanah Grogot, menyampaikan bahwa kegiatan anggota sahabat gowes PGRI Paser ini, selain untuk berolahraga juga bertujuan untuk mempererat solidaritas antara anggota gowes.


“Kegiatan kami dikomunitas Sahabat Gowes PGRI Paser dengan olahraga bersepeda kami juga menjalin silahturahim ikut serta dalam kegiatan kegiatan-kegiatan sosial lainnya seperti memberikan bantuan sembako pada korban bajir di Desa Sungai Lumut, beberapa saat yang lalu” ujarnya. Ia juga mengatakan, selama ini donasi dari yang didapatkan dari para anggota sahabat gowes PGRI Paser.  Untuk diketahui anggota sahabat gowes PGRI Paser beranggotakan 12 orang (spn)



RIBUAN MASKER BANTUAN PGRI PASER DIBAGIKAN

Tana Paser–Puluhan guru sebagai pengurus dan angota anggota Persatuan Guru Republik Indonesia Kecamatan Tanah Grogot yang bekerjasama dengan PGRI Kabupaten Paser turun ke jalan membagikan masker kepada para pengendara jalan di kota Tanah Grogot dan tak luput pula pembagian masker di Pasar Induk Senaken, PGRI Paser dalam upaya membantu pemerintah mengatasi penyebaran Covid-19
Dalam kegiatan bertajuk “PGRI Tanah Grogot dan PGRI Paser  Peduli Covid-19” ini, masker tersebut terkumpul dari para guru-guru ataupun para donatur, gerakan seribu masker dibagikan pada 6 titik di Tanah Grogot yakni di Pasar Senaken, area Plaza Tanah Grogot, Terminal taksi Km 7, para petugas penyapu jalanan area promosi putri petung, Puskesmas Senaken dan Puskesman Tanah Grogot, yang pelaksanaanya selama 2 hari.
Ketua PGRI Paser M.Yunus Syam yang di wakili Sekretaris PGRI Paser yang juga Kepala SMP Negeri 2 Tanah Grogot, Jauhari kepada media ini mengatakan, dirinya berharap dengan adanya pembagian gerakan seribu masker ini bisa membantu pemerintah untuk mengatasi Covid-19 di Tana Paser. “Kami harap virus corona ini cepat berlalu, dan semoga warga masyarakat Tana Paser bisa menerima dan memanfaatkan dengan baik masker yang sudah kami bagikan, semoga bernilai ibadah untuk saling membantu sesama,” pungkas Jauhari.
Untuk diketahui gerakan seribu masker diikuti beberapa pengurus PGRI Kabupaten diantaranya Sriatun, Saparuddin, Suhartiwi, dan Pengurus Cabang dan Ranting Kecamatan Tanah Grogot, masker yang di bagi-bagikan pada warga masyarakat Kabupaten Paser sebanyak 1759 pcs. (spn)


Penyerahan Masker di Puskesma Senaken










Penyerahan Maskes di Puskesmas Tanah Grogot

Jauhari,S.Pd.,M.Pd
Sekretaris PGRI Kabupaten Paser

Kamis, 16 April 2020

KOLABORASI , ORANG TUA, DAN SISWA SD NEGERI 035 TANAH GROGOT

Tana Paser- Wabah virus corona yang sering disebut covid 19, membuat para pendidik bekerja yang ekstra karena harus membimbing, menganalisis, mengevaluasi peserta didik secara online tak terkecuali SD Negeri 035 Tanah Grogot, para guru selalu memantau peserta didiknya melalui media online seperti whats apps, facebook, zoom dan media online lainnya dalam pemberian tugas pada siswa. Dalam rangka mengukuhkan konektivitas antara guru, orang tua, dan siswa, maka pada era yang tidak menentu seperti saat ini, karena adanya virus Corona, maka perlu dibangun suatu suasana kolaborasi antara ketiganya sehingga proses pembelajaran dengan sistem daring diharapkan memberikan mutu proses dan hasil yang maksimal, tidak kalah bermutu dibandingkan sistem klasikal. Ketika anak harus belajar di rumah karena untuk menghindari pertemuan dengan banyak orang, membuat iklim belajar, motivasi belajar, suasana belajar, dan persaingan belajar berubah. Anak yang pada awalnya saling bersaing, saling memotivasi, dalam suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan, kini mereka harus belajar sendiri di rumah dengan dipandu guru dari sekolah, didampingi orang tua di rumah, dan ditemani internet setiap menemui kesulitan. Proses pembelajaran dirumah terus berjalan dengan baik. Bahkan setiap anak saat ini sudah mulai terbiasa melakukan pembelajaran di rumah. Hal ini disebabkan hampir tiga pekan tidak bisa bersekolah seperti biasanya, karena wabah virus Corona (covid 19) yang merebak di wilayah Kabupaten Paser, hal ini semangat dan antusias anak untuk belajar tetap terlihat. Salah satu kegiatan yang rutin dijalanin adalah mengerjakan tugas-tugas dari guru baik di buku paket ataupun buku lembar kerja siswa (LKS), dan akhir-akhir ini anak-anak diwajibkan untuk mengikuti acara pembelajaran yang di selenggarakan sebuah TV Nasional (TVRI Pusat) mulai hari senin sampai hari kamis. Menurut Kepala SD Negeri 035 Tanah Grogot Utuh Mahni saat di konfirmasi media ini mengatakan bahwa, proses pembelajaran anak-anak dirumah tidak lepas dari pengawasan para guru-gurunya sebagai wali kelas dan guru mata pelajaran. Hal ini agar waktu yang digunakan maksimal serta pembelajaran yang dilakukan bisa terpantau (16/04) Targetnya, kata dia, anak-anak bisa memahami pelajaran yang sedang dikerjakannya. Agar, selepas wabah corona ini anak-anak bisa mengaplikasikannya dengan baik. Salah satu guru SD Negeri 035 Tanah Grogot mengharapkan bisa memaksimalkan waktu dengan tambahan kegiatan lainnya yang bisa membangkitkan potensi dalam diri anak, sehingga kegiatan di rumah menjadi mengasyikkan, dan bisa bermain sambil belajar,” tutur Sri (spn)








PGRI PASER KUNJUNGI PGRI MUARA UYA DAN JARO DALAM GAMBAR













Senin, 04 April 2016

Kebahagiaan tidak bisa dikejar, tidak bisa dicari, tidak bisa dimiliki untuk diri sendiri, tidak bisa dihabiskan, tidak bisa rusak dan tidak bisa dibeli.
Kebahagiaan adalah pengalaman spiritual dari menikmati setiap detik kehidupan kita dengan penuh rasa cinta, rasa syukur dan terima kasih, serta pengabdian kepada Tuhan yang Menciptakan kita.

Jumat, 13 Maret 2015

Kwarran Tanah Grogot Gelar Kursus Pembina Mahir Pramuka Lanjutan









TANA PASER – Sedikitnya 34 peserta dari sejumlah kecamatan seperti Tanah Grogot, Kuaro, Long Ikis, Muara Komam, Batu Sopang, Batu Engau, dan Tanjung Harapan mengikuti kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Tanah Grogot. Kegiatan yang dipusatkan di SD 025 Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot ini dilaksanakan selama 72 jam dan telah digelar sejak Senin (8/3) lalu.

Ketua Pelatih dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Kwarcab Pramuka Paser, Syahruddin Yahya didampingi salah anggota Pusdiklat, Sudirman mengungkapkan kalau kegiatan difokuskan pada praktik lapangan hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan para pembina pramuka, di mana isinya adalah pendidikan kepramukaan, pendidikan kegiatan di alam terbuka serta metode kepramukaan. Materi lain adalah pertemuan Pramuka Siaga serta organisasi dan administrasi perindukan.

“Kita berharap semua peserta yang mengikuti kegiatan ini, bisa mengimplementasikan yang didapat dengan baik di sekolahnya masing-masing, sehingga ke gerakan pramuka di Kabupaten Paser ini bisa berjalan dengan baik sesuai harapan,” ujar Syahruddin diamini Sudirman, saat berbincang dengan Paser Pos, Kamis (12/3).

Disebutkan Syahruddin hingga sejauh ini pihaknya sudah melaksanakan kursus untuk tingkat dasar sebanyak delapan kali sepanjang 2014 hingga Maret 2015 yang telah diikuti sekitar tujuh ratusan peserta sedangkan untuk tingkat lanjutan sudah sekitar seratus lebih peserta.

Kegiatan ini ternyata mendapat perhatian dari salah satu legislator di parlemen Paser, Ambo Pendrei yang ikut melihat dan memantau kegiatan kepanduan ini. Dimintai pandangannya terkait kegiatan ini, Ambo Pendrei mengaku sangat respek dengan kegiatan kepramukaan ini, karena biar bagaimana pun ia pernah mengikuti kegiatan semacam ini saat sebelum terpilih sebagai wakil rakyat.

“Kegiatan pramuka sudah selayaknya mendapat dukungan dari berbagai pihak, karena kegiatan ini bisa menjadi filter yang efektif bagi anak-anak dan pemuda kita dari kegiatan negatif. Banyak pengetahuan yang kita dapatkan dengan ikut pramuka,” tutup anggota Komisi III DPRD Paser itu. (paserpost)